Selasa, 14 Mei 2013

Contoh Tesis Pengembangan : Perancangan Media Pembelajaran Berbantuan Komputer pada Matakuliah Metode Pembelajaran Qiroah

Perancangan Media Pembelajaran Berbantuan Komputer pada Matakuliah Metode Pembelajaran Qiroah di Universitas $egeri Malang
Penulis:MOCH WAHIB DARIYADI
Tahun:2008
Fakultas:Pasca Sarjana
Jurusan:S2 Pendidikan Bahasa Arab
Pembimbing:1) DR Faishol Mahmud Adam Ibrahim.  2) DR. Nurul Murtadho M.Pd.  
Kata Kunci:program pembelajaran, media pembelajaran, komputer, pembelajaran qiroah

Pada akhir abad 20 dan awal abad 21 sekarang ini, teknologi komputer mendapat perhatian yang sangat besar oleh para kalangan pendidik dan pemerhati pendidikan. Dengan menerapkan pembelajaran berbantuan komputer pada proses kegiatan belajar mengajar. Dalam hal ini peneliti melihat pentingnya penggunaan media pembelajaran berbantuan komputer pada metode pembelajaran qiro’ah bagi mahasiswa calon guru. Maka, penelitian ini berjudul “Perancangan Media Pembelajaran Berbantuan Komputer pada Matakuliah Metode Pembelajaran Qiro’ah di Universitas Negeri Malang (UM)”. Penelitian ini bertujuan merancang media pembelajaran pada matakuliah Metode Pembelajaran Qiro’ah di Universitas Negeri Malang dan mengetahui pendapat para ahli media, ahli materi dan mahasiswa tentang media yang telah dirancang tersebut. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan rancangan penelitian pengembangan. Validasi pada penelitian ini oleh ahli media sebanyak 7 orang, ahli materi sebanyak 9 orang dan mahasiswa sebanyak 18 mahasiwa yang sedang menempuh matakuliah metode pembelajaran qiro’ah. Adapun langkah-langkah penelitian ini adalah: (1) menentukan tujuan pembelajaran, (2) menentukan jenjang mahasiswa, (3) menentukan materi pembelajaran, (4) menentukan program yang digunakan, (5) menuliskan kisi-kisi tampilan, (6) pengerjaan pada komputer (7) validasi ahli dan ujicoba, (8) memproduksi. Hasil penelitian ini adalah : (a) materi yang dikemas dalam CD pembelajaran pada matakuliah metode pembelajaran qiroah, (b) Pandangan para pakar tenteng evektifias program pembelajaran ini: (1) dapat memberikan hasil maksimal pada prestasi mahasiswa, (2) program pembelajaran ini dapat memaksimalkan proses pembelajaran diruang perkuliahan, (3) program pembelajaran memberikan perhatian pada efektifitas waktu dalam proses pembelajaran. Usulan dalam penelitian ini adalah : (1) peneliti lain diharapkan melakukan penelitian dengan tema, subyek atau jenjang lain, (2) penelitian tentang korelasi pembelajaran berbantuan komputer dengan teknik pembelajaran lain, (3) memperluaskan kawasan penelitian dan mengujicobakan untuk mengetahui efektifitas media pembelajaran berbantuan komputer.

Media Pembelajaran Bahasa Arab : Efektifitas Keterlibatan Siswa Dalam Pengadaan Media Pembelajaran untuk Pembelajaran Bahasa Arab

Efektifitas Keterlibatan Siswa Dalam Pengadaan Media Pembelajaran untuk Pembelajaran Bahasa Arab (Penelitian Eksperimen di MTsN Tanjung Redeb 2007-2008)
Penulis:RAHMAN DUKA
Tahun:2008
Fakultas:Pasca Sarjana
Jurusan:S2 Pendidikan Bahasa Arab
Pembimbing:1) Dr. H. Nasaruddin Idris Jauhar, M.Ed.  2) Dr. Mohamed Ahmed Omer.  
Kata Kunci:Dr. Nasaruddin Idris Jauhar, M.Ed dan Dr. Mohamed Ahmed Omer

Dalam tesis ini peneliti membahas tentang keterlibatan siswa dalam mengadakan media pembelajaran untuk pembelajaran bahasa Arab, khususnya kosakata. Peneliti melihat bahwasanya pengajar bahasa Arab kebanyakan –kalau tidak seluruhnya- kurang menggunakan media pembelajaran. Para guru menerjemahkan secara langsung kosakata Arab ke dalam bahasa ibu karena terbatasnya media pembelajaran. Cara ini tidak berpengaruh positif terhadap penguasaan siswa terhadap kosakata. Salah satu solusi dari masalah ini adalah kerjasama antara guru dan para siswa dalam pengadaan media pembelajaran. Bagaimanakah supaya kerterlibatan siswa dalam pengadaan media pembelajaran untuk pembelajaran bahasa Arab bisa berjalan dengan baik dan sempurna? Sejauh manakah pengaruh keterlibatan siswa dalam pengadaan media pembelajaran terhadap pemahaman kosakata Arab? Peneliti mengadakan penelitian eksperimen pada Madrasah Tsanawiyah Negeri Tanjung Redeb. Populasinya adalah seluruh siswa kelas II di sekolah ini yang berjumlah 117 orang dan sampelnya 40 orang. Sampel dibagi menjadi dua kelompok: 1) Kelompok eksperimen, yaitu kelompok siswa yang terlibat dalam pengadaan media pembelajaran dalam pembelajaran bahasa Arab dan 2) Kelompok kontrol, yaitu kelompok yang tidak dilibatkan dalam kegiatan tersebut, akan tetapi tetap mengikuti pelajaran sebagaimana temannya yang lain yang tergabung dalam kelompok eksperimen. Hasil tes di akhir pembelajaran menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara mean dari distribusi nilai kedua kelompok tersebut, yaitu sebesar nilai t-test 3,640, yakni lebih besar daripada nilai t-tabel 2,021 pada taraf signifikansi 5 %, 2,423 pada taraf signifikansi 2 %, 2,704 pada taraf signifikansi 1 %, dan 3,551 pada taraf signifikansi 0,1%. Ini menunjukkan bahwa hasil tes kelompok eksperimen adalah unggul dan sekaligus membuktikan bahwa keterlibatan siswa dalam pengadaan dan pemilihan media pembelajaran dalam pembelajaran bahasa Arab, karena siswa senantiasa mengingat apa yang telah mereka lakukan dan mereka merekam dalam pikirannya gambar-gambar (media pembelajaran) yang telah mereka kumpulkan. Mereka juga senang dan memperhatikan pelajaran dengan baik terutama ketika guru menampilkan media pembelajaran (koleksi gambar) yang telah mereka sediakan.

Skripsi media flash card : Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Flash Card dalam Pengajaran Kosa Kata

Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Flash Card dalam Pengajaran Kosa Kata dan Kalimat Bahasa Arab Madrasah Tsanawiyah al-Muhsin 28 Purwasari Metro Lampung
Penulis:DIAN EKAWATI
Tahun:2008
Fakultas:Pasca Sarjana
Jurusan:S2 Pendidikan Bahasa Arab
Pembimbing:1) Dr. Afifuddin Ad- Dimyati.  2) Dr. Sa’id Hwaiat Allah Ahmad.  
Kata Kunci:Flash card, kosa kata dan kalimat, pembelajaran bahasa Arab, Madrasah Tsanawiyah Al-Muhsin 28 Purwas

Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah dimaksudkan agar siswa menguasai perbendaharaan kosakata dan istilah-istilah bahasa Arab secara baik dalam berbagai bentuk kata dan pola kalimat yang diprogramkan sehingga siswa dapat mempergunakannya dalam berkomunikasi dengan orang lain dan sebagai dasar memahami buku-buku agama Islam, termasuk Al-Qur'an dan Hadits. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Madrasah Tsanawiyah +331 untuk pelajaran Bahasa Arab menargetkan siswa menguasai 033 kosa kata, dengan rincian +33 kosa kata untuk kelas I, +.3 kosa kata untuk kelas II dan +.3 kosa kata untuk kelas III. Berdasarkan pengamatan, siswa kurang memahami kosa kata sehingga kemampuan mereka dalam pembelajaran Bahasa Arab rendah. Untuk itulah diperlukan tekhnik pengajaran yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas pengunaan flash card dalam penguasaan kosa kata dan kalimat Bahasa Arab kelas II B Madrasah Tsanawiyah Al-Muhsin Purwasari Metro Lampung. Dengan menggunakan analisis kuantitatif didapatkan hasil bahwa prestasi belajar siswa dalam pelajaran bahasa Arab meningkat setelah digunakannya media flash card dalam pembelajaran. 

Tesis media bahasa arab : Media Pembelajaran Modern terbaik dalam Pembelajaran Kosa Kata

Media Pembelajaran Modern terbaik dalam Pembelajaran Kosa Kata (Mufrodat) Bahasa Arab (Studi Komparasi tentang Penggunaan Media Film dan Komputer dalam Pembelajaran Kosa Kata Bahasa Arab)
Penulis:Qomi Akit Jauhari
Tahun:2008
Fakultas:Pasca Sarjana
Jurusan:S2 Pendidikan Bahasa Arab
Pembimbing:1) Dr. H. Syuhada..  
Kata Kunci:Media Pembelajaran Modern, Pembelajaran Kosa Kata (Mufrodat),

The vocabulary (mufrodat) is the important matter in language, which is to be contained of means and the using of word by the speaker or the writer. Someone will be increased his language acquision if his vocabularies are increased, because the language ability of some one is depend on their comprehending. In fact, vocabulary learning needs the learning media to help the student’s vocabulary comprehending. Language learning media is the important need that have to be used by educator in making easy the foreing language learning. Arabic language learning in the past was used a simple learning to help the educator serving lessons, as if : blackboard, board and immovable picture. A modern learning needs sophisticated technology learning media and learning methode variatif in the schools both in senior high school (MA/SMA), junior high school (SMP/MTs) and elementry school (MI/SD). Among modern learning media on arabic vocabulary learning is through films, that study the vocabularies by watching arabic television. And arabic vocabulary learning through computers, that study language programs or already programed games. The aims of this research is practising the arabic learning media through films and computers on two same groups. Then analyse it after helding pra test and post test to recognise the best learning media between film and computer. The result from this research is to upgrade the arabic vocabulary learning in Madrasah Aliyah “Al-Hidayah“ wajak - malang, eventhough other schools. The research which is used by the researcher is experiment research. the instument researchs are observation, test, and questionnaire. While the analyzing data methode is by 

analyzing subjects and experiment results. The data analysis on this research is statistic form based on conclusion. The derification level of two groups learning analysis is used t-test. The result of this reseacrh is that Arabic vocabulary learning in Madrasah Aliyah “Al-Hidayah” Wajak - Malang, by using film is better than by using the old learning media with t = 14. Its specification 15 % excellent, 75% good, and 10% satisfy. Arabic vocabulary learning in Madrasah Aliyah “Al-Hidayah” Wajak - Malang, by using computer is better than using the old learning media with t = 1,090. Its specification 10% excellent, 80% good and 10% satisfy. Therefore, The arabic vocabulary learning with modern learning media (film and computer) is better than the old arabic vocabulary learning media. And arabic vocabulary learning media through film is better than through computer with a variance test t = 14:1,090.

Senin, 13 Mei 2013

Upaya Pegembangan Kreativitas Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Dalam Penggunaan Media Pembelajaran

Upaya Pegembangan Kreativitas Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Dalam Penggunaan Media Pembelajaran di SMA Negeri 1 Sidoarjo
Penulis:IMROATUN KHOIRUN NISAK
Tahun:2009
Fakultas:Tarbiyah
Jurusan:Pendidikan Agama Islam
Pembimbing:1) Drs. H. Masduki, MA.  
Kata Kunci:Pengembangan kreativitas, Guru, Media Pembelajaran
Dalam dunia pendidikan, yang memegang kunci dalam pembangkitan dan pengembangan daya kreativitas anak itu adalah guru. Kreativitas adalah suatu kemampuan untuk menciptakan hasil yang sifatnya baru, inovatif, belum ada sebelumnya, menarik, dan berguna bagi masyarakat. Seorang guru itu perlu mengembangkan kreativitas sebagai upaya pembaharuan proses pembelajaran di sekolah. Kreativitas peserta didik dalam belajar sangat bergantung pada kreativitas guru dalam mengembangkan materi standard, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Guru dapat menggunakan berbagai pendekatan dalam meningkatkan kreativitas peserta didik. Sedangkan dalam pengembangan media pembelajaran, hendaknya guru menyesuaikan dengan karakteristik siswa, tujuan pembelajaran, bahan ajar, karakteristik media itu sendiri, dan sifat pemanfaatan media. Dalam penggunaan media pembelajaran agama, hendaknya guru dapat menyesuaikan dengan karakteristik materi yang akan disajikan dan dapat menarik perhatian siswa, dan tidak bertentangan dengan syari’at agama atau tidak melanggar etika agama. Berangkat dari permasalahan di atas, maka secara umum permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini yaitu, bagaimanakah kreativitas guru pendidikan agama Islam (PAI) dalam penggunaan media pembelajaran di SMA Negeri 1 Sidoarjo? Bagaimana upaya guru PAI dalam pengembangan media pembelajaran di SMA Negeri 1 Sidoarjo? Apa kendala-kendala atau hambatan-hambatan yang dihadapi guru pendidikan agama Islam (PAI) dalam pengembangan kreativitas penggunaan media pembelajaran di SMA Negeri 1 Sidoarjo? Bagaimana solusi yang dilakukan guru pendidikan agama Islam (PAI) dalam pengembangan kreativitas penggunaan media pembelajaran di SMA Negeri 1 Sidoarjo? Penelitian yang penulis lakukan di SMA Negeri 1 Sidoarjo ini adalah termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Dalam perjalanan mengumpulkan data, penulis menggunakan metode observasi, interview, dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, penulis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu berupa data-data yang tertulis atau lisan dari orang dan pelaku yang diamati sehingga dalam hal ini penulis berupaya mengadakan penelitian yang bersifat menggambarkan secara menyeluruh tentang keadaan yang sebenarnya. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa yang dilakukan oleh penulis dapat diketahui, bahwasannya dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di SMA Negeri 1 Sidoarjo secara manual, dalam proses pembelajaran memakai media pembelajaran. Karena disetiap kelas dikasih media LCD Prejector. Akan tetapi tergantung sesuai dengan materi pembelajarannya (kondisional). Disamping itu, guru juga memiliki kreativitas dalam menggunakan media-media pembelajaran yang ada dan menggunakan metode yang sesuai dengan materi yang akan sampaikan, yaitu disesuaikan dengan materi, tujuan, metode, karakteristik siswa dikelas, hal ini dimaksudkan agar penggunaan media pembelajaran tidak melenceng dari materi, tujuan, metode, karakteristik siswa sehingga pemahaman siswa dengan penggunaan media pempelajaran dapat lebih mudah dicapai.

Strategi Pembelajaran Dengan Media Elektronika

Strategi Pembelajaran Dengan Media Elektronika Pada Madrasah Diniyah Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang-Malang
Penulis:BADRUT TAMAMI
Tahun:2009
Fakultas:Tarbiyah
Jurusan:Pendidikan Agama Islam
Pembimbing:1) Dra. Hj. Siti Annijat Maimunah, M.Pd..  
Kata Kunci:Strategi pembelajaran, Media Elektronik, PondokPesantren
Pengggunaan strategi pembelajaran diperlukan media pembelajaran. Media elektronik adalah sesuatu yang dapat digunakan untuk mempermudah proses pembelajaran, proses pengajaran yang diperankan oleh seorang guru kepada siswanya, agar dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, minat serta motivasi belajar siswa sehingga terlaksananya proses belajar mengajar. Perkembangan Abad mutakhir menghendaki adanya suatu sistem pendidikan yang komprehensif. Karena perkembangan masyarakat dewasa ini menghendaki adanya pembinaan siswa atau santri yang dilaksanakan secara seimbang antara nilai dan sikap pengetahuan, kecerdasan, keterampilan, kemampuan komunikasi, dan kesadaran akan ekologi lingkungan. Dengan kata lain seimbang antara IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi) dan IMTAQ (Iman Dan Taqwa) yakni meliputi IQ (Intelectual Quotient), EQ (Emocional Quotient), Dan SQ (Spiritual Quotients) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses belajar mengajar kitab dengan media elektronika di Madrasah Diniyyah Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang-Malang dan untuk mengeathui faktor penghambat dan pendukung strategi pembelajaran dengan media elektronika di Madrasah Diniyyah Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang-Malang. Penelitian yang penulis lakukan adalah termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Sedangkan pengumpulan data, penulis menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini adalah Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang, pengurus Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang, Para ustadz dan santri Pondok Pesantren An- Nur II Bululawang-Malang. Sedangkan analisis data digunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Uji keabsahan data dilakukan dengan tehnik ketekunan pengamatan, triangulasi dan pemeriksaan sejawat melaui diskusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai iptek dan imtaq yang terdapat dalam pondok pesantren adalah: upaya untuk meningkatkan pengetahuan di bidang teknologi, mempermudah mengakses informasi, bisa beradaptasi dengan dunia luar, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, semangat melakukan ritual keagamaan, tolong menolong, menyadari keterbatasan diri, amar ma’ruf nahi munkar, sigap menghadapi masalah, pengembangan pendidikan, kemandirian, prinsip keadilan, menciptakan kondisi lingkungan yang sarat nuansa religius, menghargai perbedaan, menghargai dan menghormati sesama manusia, berfikir kritis mengenai kehidupan, mau memaafkan, mampu menerima kritik, bersikap lembut, welas asih dan ramah pada orang lain, bersikap xvii optimis dan tidak putus asa. Sedangkan dari nilai-nilai edukatif di atas, yang bisa kita terapkan sebagai reformulasi pola interaksi kyai dan santri di pesantren adalah: Upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, menciptakan kondisi lingkungan yang sarat nuansa religius, menghargai dan menghormati sesama manusia, bersikap lembut, welas asih dan ramah pada orang lain, menghargai perbedaan, prinsip keadilan, berfikir kritis mengenai kehidupan, mampu menerima perubahan, mampu menerima kritik, dan mau memaafkan.

Skripsi Media : Penggunaan Media Komputer Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran

Penggunaan Media Komputer Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Selopuro Blitar.
Penulis:Niswatul Lutviani
Tahun:2007
Fakultas:Tarbiyah
Jurusan:Pendidikan Agama Islam
Pembimbing:1) Amin Prasojo S. Ag. .  
Kata Kunci:
Perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan seta tekhnologi yang semakin pesat, secara langsung dan tidak langsung dalam dunia pendidikan akan mendapatkan pengaruh dari kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi (IPTEK) tersebut. Untuk itu seorang guru Pendidikan Agama Islam berusaha mengembangkan dan memajukan pendidikan. dalam kenyataan sehari-hari permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana seorang guru tersebut dalam melaksanakan tugasnya dengan baik, sebab akhir-akhir ini banyak siswa kurang memahami pelajaran. Apakah hal ini disebabkan siswa yang masih kurang aktif dalam mengikuti proses belajar mengajar atau cara mengajar guru yang monoton sehingga menyebabkan siswa pasif. Oleh karena itu untuk menghindari siswa yang pasif guru hendaknya lebih cermat dalam memilih dan menggunakan media khususnya komputer untuk menanggulangi masalah siswa yang pasif tersebutmenjadi siswa yang aktif. Berasal dari pemikiran tersebut maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian tentang “penggunaan Media Komputer untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pendidikan Agama Islam”. Berpijak pada latarbelakang diatas maka permasalahan yang timbul adalah: 1) Bagaimana penggunaan media komputer untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pendidikan agama Islam. 2) Apa saja yang menjadi penunjang dan penghambat penggunaan media komputer untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam. Dalam penelitian ini penulis menggunkan pendekatan kualitatif dengan teknik pengunpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapaun untuk menganalisa data dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, yakni uraiannya didasarkan pada gejala gejala yang tampak. Dari hasil analisa, menunjukkan bahwa penggunaan media komputer untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Selopuro Blitar sudah berjalan dengan baik. Hal tersebut terlihat pada proses belajar mengajar di kelas. Adapun Faktor pendukung adalah faktor dari guru itu sendiri, faktor anak didik, faktor media pembelajaran, faktor lingkungan, sedangkan Faktor penghambatnya yaitu faktor guru, anak didik, media pembelajaran, dan lingkungan. Faktor penghambat tersebut menjadi penghambat dan menjadi kendala guru pendidikan agama Islam dalam menggunakan media komputer untuk proses belajar mengajar. Dari kesimpulan tersebut untuk membantu mengantisipasi factorfaktor penghambat tersebut maka guru pendidikan agama Islam melaksanakan berbagai upaya agar dalam penggunaan media komputer bisa diterima siswa dengan baik, sehingga dapat menumbuhkan dan mengembangkan keaktifan siswa. Kata Kunci:Media Komputer, Kualitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.